Tidak ingin kalah dengan produk gitar luar negeri ternyata ada banyak
gitar terbaik buatan Indonesia yang cukup populer. Gitar sendiri merupakan instrumen yang populer di dunia musik dan peranannya cukup vital dalam membentuk ritme atau melodi pada sebuah lagu.Semakin meningkatnya popularitas dari gitar kemudian membuat banyak muncul para pelaku industri kreatif lokal untuk menciptakan gitar buatan Indonesia. Tentunya dengan desain dan karakteristik khas Indonesia yang tidak dimiliki produk luar negeri.
Mulai dari akustik sampai gitar listrik, Indonesia sudah mempunyai produk sendiri yang tidak kalah kualitasnya dengan produk dari luar negeri. Bahkan beberapa produk gitar lokal sudah mencapai pasar mancanegara.
Rekomendasi Gitar Terbaik Buatan Indonesia
Saat ini ada banyak sekali pilihan gitar buatan Indonesia dari berbagai brand dengan berbagai pilihan jenis gitar dan desainnya tersendiri. Agar anda tidak bingung di sini sudah dirangkum 4 gitar terbaik buatan Indonesia yang sudah terjamin kualitasnya.
1. Radix Gitar
Merk gitar buatan Indonesia ini sudah tidak bisa diragukan lagi kualitasnya karena ini merupakan brand yang sangat populer di kalangan musisi Indonesia. Eksistensi radix dalam bisnis gitar elektrik juga sudah teruji baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.
Salah satu gitar elektrik lokal dari radix adalah Twister double neck 12 string dan 6 string, Raven 12 string dengan piezo akustik dan Jan akkerman brandin by Radix. Selain itu ada juga gitar yang paling banyak diminati seperti single coil guitars Mojo, Stellar dan Jarvis.
2. Luna Guitarworks
Merk atau brand gitar lokal Indonesia ini sebenarnya masih terbilang muda usianya namun eksistensi mereka semakin tinggi seiring dengan berkembangnya bisnis gitar lokal Indonesia. Tatag Bintara adalah pendiri dari brand Luna guitarworks berasal dari Sidoarjo Jawa Timur.
Merintis Luna sejak tahun 2016, Tatag sudah melakukan riset sejak tahun 2012 dan berhasil membuat gitar Luna guitarworks pertama dengan seri modern pro yaitu Hades series. Tatag juga langsung membuat dua buah gitar dengan warna mystic dream dan natural java flame.
Luna guitar work juga terus berusaha untuk memperbaiki kualitas dan kuantitasnya sampai berhasil membuat 16 produksi gitar selama setahun berjalan. Luna sendiri berfokus pada segmen boutique guitara bukan produksi massal untuk mempertahankan eksklusifitasnya.
3. Sjuman Instrumen
Sri Aksana Sjuman memiliki tekad untuk meramaikan pasar alat musik Indonesia dan kemudian menciptakan brand Sjuman Instrumen. Sampah akhirnya Sjuman Instrumen berhasil melahirkan banyak produksi gitar yang berkelas high end.
Sri Aksana yang lebih dikenal dengan Wong Aksan ini juga berkomitmen untuk membuat produk Sjuman instrumen dari bahan-bahan lokal terbaik. Terbukti gitar dan alat musik buatannya selalu berkualitas.
Produk gitar dari Sjuman Instrumen juga terkenal memiliki keunikan tersendiri karena material-materinya yang tidak biasa. Misalnya seperti Buitenzorg yang dibuat dengan bahan Javan almond atau badam yang ada di Bogor ini memberikan tone warna yang warm.
Baca Juga: Cara Merawat Gitar Listrik dengan Benar
4. Batik Soul Guitar
Seperti namanya brand ini menyajikan gitar dengan nuansa batik yang sangat khas dengan identitas batik tradisional Indonesia. Guruh Sabdo Nugroho sebagai pemilik batik soul gitar mulai melakukan riset sejak tahun 2011 untuk menciptakan gitar batik terbaik.
Setiap gitar yang dibuat oleh Batik seoul gitar selalu dibuat terbatas hanya satu atau dua buah saja sehingga memberikan kesan eksklusif. Salah satu gitar buatan Indonesia yang mendunia adalah gitar Dreadnought Fight of Lion 1870 Raden Saleh dibuat dengan kayu pilihan.
Itulah beberapa pilihan gitar terbaik buatan Indonesia yang memang sudah populer dan tidak perlu diragukan lagi kualitas dan kuantitasnya. Selain dibuat dengan bahan-bahan yang premium gitar tersebut juga mempunyai desain yang menarik dan khas dari Indonesia.
Apa itu Gitar?
Gitar adalah alat musik yang terdiri dari sebuah bodi kayu dengan leher yang terhubung kepada bodi tersebut dan sebuah senar yang terpasang di atas leher tersebut. Gitar biasanya memiliki enam senar, tetapi terdapat juga gitar dengan jumlah senar yang berbeda. Senar-senar tersebut dapat ditarik ke atas atau ke bawah untuk mengubah nada yang dihasilkan oleh gitar.
Gitar juga memiliki sebuah setang yang terhubung ke leher dan sebuah setang yang terhubung ke bodi. Setang tersebut digunakan untuk mengubah tinggi senar-senar yang menyebabkan nada yang dihasilkan oleh gitar menjadi lebih tinggi atau lebih rendah.
Bodi gitar biasanya terbuat dari kayu, sedangkan leher gitar terbuat dari kayu atau logam. Gitar juga memiliki sebuah senar yang terhubung ke setang, yang digunakan untuk memainkan gitar dengan menggesekkan senar tersebut di atas senar-senar yang terpasang di atas leher gitar.
Gitar memiliki banyak variasi, termasuk gitar akustik, yang menggunakan suara bodi kayu sebagai sumber suara, dan gitar listrik, yang menggunakan pickup untuk menangkap getaran senar-senar dan memperkuat suaranya melalui sebuah ampli. Gitar juga dapat dibedakan berdasarkan jenis senarnya, seperti gitar dengan senar baja, gitar dengan senar campuran, dan gitar dengan senar nikel.
Gitar telah menjadi salah satu alat musik paling populer di dunia dan digunakan dalam banyak genre musik, seperti rock, pop, jazz, blues, dan banyak lagi.
Bagaimana Perkembangan Gitar dalam Negeri
Gitar merupakan salah satu alat musik yang paling populer di Indonesia. Sebagai negara dengan budaya musik yang kaya dan beragam, Indonesia memiliki banyak produsen gitar yang tersebar di seluruh negeri.
Gitar yang diproduksi di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan pertumbuhan industri musik di negara ini.
Gitar dalam negeri terbuat dari berbagai jenis kayu, seperti kayu mahoni, kayu jati, dan kayu sonokeling, yang dianggap memiliki suara yang khas dan berkualitas tinggi.
Selain itu, gitar dalam negeri juga memiliki beragam jenis senar, mulai dari senar baja hingga senar nikel, yang menyebabkan suara yang dihasilkan oleh gitar tersebut juga beragam.
Produsen gitar dalam negeri juga telah mengembangkan berbagai jenis gitar, mulai dari gitar akustik hingga gitar listrik, yang sesuai dengan kebutuhan musisi Indonesia.
Gitar dalam negeri juga cukup terjangkau, sehingga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Walaupun demikian, masih terdapat beberapa hambatan dalam pengembangan industri gitar dalam negeri, seperti keterbatasan sumber daya alam yang digunakan untuk memproduksi gitar, serta masih tingginya permintaan akan gitar impor di Indonesia.
Namun, produsen gitar dalam negeri terus berupaya meningkatkan kualitas produknya dan menjadi pilihan utama bagi musisi Indonesia.
Sejarah perkembangan gitar dalam negeri
Sejarah perkembangan gitar dalam negeri tidak dapat dipisahkan dari sejarah perkembangan industri musik di Indonesia.
Gitar merupakan salah satu alat musik yang paling populer di Indonesia, dan telah mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Gitar pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada abad ke-19 oleh orang-orang Eropa yang datang ke Indonesia untuk mengeksplorasi dan menjajah negeri ini.
Gitar ini awalnya hanya dimiliki oleh kelas atas masyarakat Indonesia yang dapat membeli gitar impor dari Eropa.
Pada awal abad ke-20, industri gitar di Indonesia mulai berkembang dengan munculnya beberapa produsen gitar lokal pertama.
Produsen-produsen ini awalnya hanya memproduksi gitar akustik yang terbuat dari kayu jati, yang merupakan kayu yang tersedia secara lokal. Gitar ini awalnya hanya ditujukan untuk pasar lokal, tetapi kemudian mulai diekspor ke negara-negara tetangga.
Pada tahun 1970-an, industri gitar dalam negeri mulai berkembang dengan cepat, dengan munculnya produsen gitar lokal yang memproduksi gitar listrik.
Gitar listrik ini merupakan inovasi yang sangat dibutuhkan di Indonesia, karena saat itu musik rock dan pop mulai populer di negara ini. Gitar listrik dalam negeri awalnya terbatas pada produksi gitar dengan harga yang terjangkau, tetapi kemudian mulai mengembangkan gitar dengan kualitas yang lebih tinggi.
Selanjutnya, industri gitar dalam negeri terus berkembang dengan munculnya produsen gitar lokal yang memproduksi beragam jenis gitar, mulai dari gitar akustik hingga gitar listrik, yang sesuai dengan kebutuhan musisi Indonesia.
Produsen gitar dalam negeri juga mulai mengembangkan teknologi dan inovasi baru dalam produksi gitar, seperti penggunaan senar baja dan kayu mahoni dalam pembuatan gitar.
Hingga saat ini, industri gitar dalam negeri telah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dengan munculnya banyak produsen gitar lokal yang memproduksi gitar berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau.
Gitar dalam negeri juga telah menjadi pilihan utama bagi musisi Indonesia, dan terus berupaya meningkatkan
Jenis-jenis gitar yang diproduksi di Indonesia
Industri gitar dalam negeri di Indonesia telah mengembangkan beragam jenis gitar yang sesuai dengan kebutuhan musisi Indonesia. Berikut ini adalah beberapa jenis gitar yang diproduksi di Indonesia:
Gitar akustik: Gitar akustik adalah gitar yang menggunakan suara bodi kayu sebagai sumber suara.
Gitar akustik dalam negeri terbuat dari berbagai jenis kayu, seperti kayu jati, kayu mahoni, dan kayu sonokeling, yang dianggap memiliki suara yang khas dan berkualitas tinggi.
Gitar akustik dalam negeri juga memiliki beragam jenis senar, mulai dari senar baja hingga senar nikel.
Gitar listrik: Gitar listrik adalah gitar yang menggunakan pickup untuk menangkap getaran senar-senar dan memperkuat suaranya melalui sebuah ampli.
Gitar listrik dalam negeri terbuat dari kayu mahoni, yang dianggap memiliki suara yang kuat dan berkualitas tinggi.
Gitar listrik dalam negeri juga memiliki beragam jenis senar, seperti senar baja dan senar nikel, yang menyebabkan suara yang dihasilkan oleh gitar tersebut juga beragam.
Gitar listrik dalam negeri biasanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu gitar solid body dan gitar hollow body.
Gitar solid body memiliki bodi kayu yang solid dan lebih ringan, sementara gitar hollow body memiliki bodi kayu yang terbuat dari dua bagian yang terpisah, yang memberikan suara yang lebih bervariasi.
Gitar bass: Gitar bass adalah gitar yang memiliki senar yang lebih lebar dan lebih tebal, yang digunakan untuk memainkan nada rendah di dalam sebuah musik.
Gitar bass dalam negeri terbuat dari kayu mahoni atau kayu jati, yang dianggap memiliki suara yang kuat dan berkualitas tinggi.
Gitar bass dalam negeri juga memiliki beragam jenis senar, seperti senar baja dan senar nikel, yang menyebabkan suara yang dihasilkan oleh gitar tersebut juga beragam.
Gitar bass dalam negeri biasanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu gitar bass akustik dan gitar bass listrik.
Gitar bass akustik menggunakan suara bodi kayu sebagai sumber suara, sementara gitar bass listrik menggunakan pickup untuk menangkap getaran senar-senar dan memperkuat suaranya melalui sebuah ampli.
Gitar classical: Gitar classical adalah gitar yang memiliki senar yang lebih tebal dan lebih rendah dari gitar akustik pada umumnya.
Gitar classical dalam negeri terbuat dari kayu mahoni atau kayu jati, yang dianggap memiliki suara yang lembut dan bertimbang.
Gitar classical dalam negeri juga memiliki senar baja atau senar nikel, yang menyebabkan suara yang dihasilkan oleh gitar tersebut juga beragam.
Gitar classical dalam negeri biasanya digunakan untuk memainkan musik klasik atau musik akustik.
Selain jenis-jenis gitar di atas, di Indonesia juga diproduksi gitar dengan jenis lain, seperti gitar folk, gitar slide, gitar resonator, dan lain-lain.
Produsen gitar dalam negeri terus berupaya meningkatkan kualitas produknya dan menjadi pilihan utama bagi musisi Indonesia.